Arsip untuk ‘Politik’ Kategori

Post

We Will Not Go Down!

In Agama, Catatan Harian, Life, Politik on 16 Januari 2009 oleh manikmaya

Lagu buat gaza yang bisa anda nikmati disini,

pokonya Speechles kalo denger lagu ini…

WE WILL NOT GO DOWN

(Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Post

BLT= BANTUAN LANGSUNG TEWAS!

In Catatan Harian, Life, Politik on 24 Mei 2008 oleh manikmaya

Semalem tidur saya agak larut, biasalah saya abis nongkrong di warung kopi sambil iseng iseng ngobrol sama tukang kopinya?

BBm jadi naek nya pak? iseng2 seh saya memulai pembicaraan..

ya cep..bbm naek, kumaha (gimana) atuh nya? si bapak setengah bertanya pada dirinya sendiri

tapi pan aya BLT pak (tapi kan ada BLT pak? ed.) ? aku bertanya lagi sama si bapa

ah bujeng-bujeng cep,..bapak mah tara kabagean, (ah boro-boro Cep.. bapak ngak pernah kebagian. ed)..si bapak dengan nada kesal mencurahkan isi hatinya

Kopi naek moal pak hargana? (kopi naik ngak harganya?) aku bertanya ke si Bapak lagi

moal Cep ayeunamah..duka tah enjing mah? (..ngak sekarang cep,..ngak tau kalo besok?) ujarnya lagi setengah mengeluh

kami ngobrol ngalor ngidul panjang lebar sampe jam 2 pagi, ya banyak juga seh topik yang diperbincangkan terutama tentang kondisi saat ini…setelah resminya BBM dinaikan, ngobrol tentang harga -harga yang akan semakin melambung karena BBM naik..padahal sebelum resmi diumumkan harga-harga sudah naek duluan, ngobrol tentang biaya pendidikan anaknya yang semakin mahal, padahal katanya subsidi dialihkan untuk sektor pendidikan..ya begitulah rakyat kecil sebenarnya. dari obrolan warung kopi itu saya semakin merasakan betapa sulit beban yang akan dihadapi kaum miskin karena naiknya harga BBM yang tinggi itu (28, 7 % ccoY). lantas saya teringat tentang ocehan si bapak tentang BLT yang katanya ngak pernah nyampe ato tidak pernah tepat sasaran. alih-alih menyelesaikan soal justru BLT rawan memicu konflik sosial di masyarakat..bahkan dulu tahun 2005 saya pernah menyaksikan seorang Ketua RT diuber-uber pake golok oleh masyarakat yang tidak puas karena tidak kebagian BLT..yang akhirnya sang Ketua RT ngumpet di kantor Polisi karena takut dibacok warga..jd ketika saya baca news hari ini diberbagai media terutama tentang kenaikan BBM dan alasan yang diungkap oleh pemerintah lewat iklan sehalaman penuh di berbagai media cetak serta televisi..membuat saya geli terutama dengan logika-logika yang dikeluarkan oleh pemerintah yang menurut saya basi..coba tengok logika siAndi yang katanya jubir Presiden di forum detik.com katanya ini karena faktor eksternal, akibat kondisi global trus ikut standar internasional..haha ini yang bikin saya ngakak…logika yang ngak bener neh..semestinya kalo bicara standar BBM internasional bicara juga dong Standar UMR buruh internasional jdnya fair…BBM naek sesuai standar internasional harusnya juga diimbangi dengan naiknya UMR sesuai harga internasional pula.. buktinya UMR buruh saat ini? gila jauh banget. BLT? cuma 100 rb perbulan mana cukup untuk menutupi kenaikan harga2 akibat inflasi..Cape duehh!

Kemudian saya jadi teringat obrolan saya kemaren dengan seorang teman saya yang jadi redaktur di newskominfo yang katanya ikut juga disuruh untuk kampanye dan sosialisasi BLT, tapi kawan saya bilang dia ngak mau, katanya BLT = Bantuang Langsung Tewas…hahha..dipikir-pikir bener juga seh celotehan kawan saya itu. BLT bukanlah sebuah solusi yang tepat, justru pada akhirnya akan menjadi sumber konflik sosial di masyarakat alih alih menyelesaikan pada akhirnya BLT akan mengantarkan seseorang Langsung Tewas karena diuber2 masa dan kena tebas golok masyarakat yang tidak puas…(contoh kasus ketua RT tadi)

Dan yang paling aneh sebenarnya, kenapa seh semalem yang umumin kenaikan BBM tuh bukan SBY langsung? katanya siap tidak populer.. lantas kenapa seh berlindung diantara ketiak para bawahannya? hehe..pasti deh takut jatuh deh Citranya…(SBY kan anak manis jd harus tampil manis…capee dwehh). sekali lagi ini menunjukan sikap kepemimpinan yang pengecut… saya sebenarnya berharap yang tampil semalem untuk umumin kenaikan BBM tuh SBY, yang dengan Gentleman minta maaf kepada rakyat karena telah ingkar janji dan mau menaikan harga (..mau berkelit apa lagi seh? buktinya udah banyak!)..

Selamat deh buat SBY yang telah dengan baik memberikan BLT kepada Rakyat Miskin

BLT= BANTUAN LANGSUNG TEWAS! hhahahha….

Post

Indonesia…’Bersama Kita Binasa?!’

In Catatan Harian, Life, Politik on 22 Mei 2008 oleh manikmaya

Saya semalem dapat kiriman video dari salah seorang temen saya, Aktifis GMNI garut. Vidoenya lumayan bagus, tadinya saya mau pasang disini videonya tapi berhubung udah dioprek dari tadi ngak bisa juga tampil..ya udah deh gpp. (maklum deh aku pemula neh..jd rada repot ngeset videonya tapi kalo kawan2 mau liat silahkan aja buka link ini..http://www.youtube.com/watch?v=skEdc2zpfP0)..

Revolusi Indonesia Belum selesai…Judul video itu, menjadi sebuah gambaran realitas yang terjadi saat ini di Indonesia. pergantian rezim demi rezim kekuasaan memang belum mengantarkan pada tujuan dan hakikat reformasi yang sebenarnya yaitu kesejahteraan rakyat. Rezim terus berganti sementara rakyat terus menanti dan menanti, nyatanya perubahan yang diharapkan tak kunjung berarti..perubahan hanya sebatas janji-janji kampanye yang marak di televisi, buktinya? TAI!

maraknya demontrasi hari-hari belakangan ini sebenarnya adalah puncak kulminasi dari rasa prustasi sebagian besar masyarakat yang semakin jengah dengan kekuasan saat ini yang semakin hari semakin nampak pongah..entahlah..apa yang dipikirkan oleh pemerintah saat ini?, saya tau memang, mengubah keadaan itu tidak bisa semudah membalik telapak tangan.. tidak semudah membuat slogan-slogan yang dikumandangkan lewat nyanyian, “Bersama Kita bISa” karena pada kenyataannya “Bersama Kita BInasa”..tapi memang janji2 kemakmuran dan kesejahteraan itu terlanjur dikumandangkan bahkan dikemas dalam bentuk nyanyian dan iklan-iklan..

itulah sebenarnya yang jadi soal, makanya tak salah kemudian sebagian besar rakyat menagih janji itu. Janji adalah hutang yang harus dibayar tunai,..anehnya sang elit penguasa kemudian selalu berkelit dan berkelit berlindung dibalik Citra dan tampilan tapi tidak memiliki ketegasan. padahal saat ini yang dibutuhkan oleh kita sebagai rakyat hanya satu ketegasan akan sikap..ketegasan untuk memihak kepada rakyat!,

Yang  dibutuhkan oleh rakyat, bukanlah nyanyian suara yang tidak merdu, bukan pula iklan-iklan yang berseliweran bak jagoan di jalanan,..yang diharapkan oleh masyarakat adalah keadilan ditegakkan dan sikap tegas untuk tidak dinaikannya harga-harga, pemenuhan terhadap janji adalah mutlak dilakukan tanpa itu rasanya rakyat akan semakin marah dan prustasi..dan saya tau Revolusi tak lama lagi..

dalam lembar ini ijinkan saja saya sedikit menggugat

bahkan Kami sudah malas melihat senyummu wahai Jendral, senyum seulas yang tak jujur dan hanya berharap balas.ingat kah kau ketika dulu berjanji,.. kami sebagai bagian rakyat negeri ini telah bersaksi, bahkan Tuhan sekalipun telah bersaksi..tak akan lagi kau Naikan harga-harga..tak akan lagi kau bikin rakyat sengsara, nyatanya kau buat kami menjadi sengsara dan gila..bukan kah kau telah nyayikan sebuah nyanyian
bersama kita bisa, nyatanya telah kau ubah… bersama kita binasa!

Salam!

Post

BangKit…..mOre tHan Words

In Catatan Harian, Life, Politik on 20 Mei 2008 oleh manikmaya

hari ini sebenarnya saya males sekali bangun tidur, rasanya badan lemes banget..tapi seperti biasa karena harus menjalani rutinitas yang entah…saya harus bangkit, bangun dengan sedikit rasa sakit, biasalah morning sick gettuh.

tapi Saya inget hari ini 20 mei..tepat 100 tahun peringatan kebangkitan nasional. rentang waktu yang cukup panjang bila kita berbicara tentang kebangkitan nasional kita..tetapi letak persoalannya sudahkah kita sebagai bangsa merasakan bangkit? apa sih yang kita peroleh selama 100 tahun terakhir ini sebagai bangsa as sebagai warga negara indonesia..memang kebangkitan nasional adalah sebuah langkah awal yang cukup besar dalam mengantarkan kita menuju sebuah proklamasi kemerdekaan, bebas dari belenggu penjajah ..tapi selepas kemedekaan?..rasa-rasanya kita belum benar benar bangkit. kemiskinan? masih banyak, penganguran? sami mawon..pendidikan n kesehatan? i don’t kow..anda mungkin lebih tahu dari saya.

sudahkan anda merasa bangkit? boleh jawab ya atau tidak..semua orang bisa menilai dari sisi mana merka bangkit. toh kita tak perlu debat definisi apa itu bangkit. tak perlu juga buka kamus umum untuk mendefinisikannya..silakan definisikan oleh anda sendiri apa itu kata bangkit?. more than words.. seperti header tulisan ini mengajak anda memikirkan ulang sebenarnya makna sebenarnya dari kata bangkit. okelah anda punya persepsi masing-masing untuk sebuah kata bangkit. tapi hakikatnya sama kan? …dalam konteks saya bangkit itu lebih dari sekadar kata..tapi juga tindakan, perbuatan dan sikap mental..harus diakui peringatan seabad kebangkitan nasonal kita kali ini harus diperingati dengan kondisi yang sangat menyedihkan, peringatan kebangkitan nasional justru dibayang-bayangi oleh keterpurukan nasional yang akan kita jelang karena sebuah kebijakan pemeritintah yang begitu naif.. bisa dibilang alih alih memberikan kado terindah..ternyata apa yang dilakukan oleh pemerintah kita adalah kado yang paling buruk, dan lagi-lagi soalnya adalah kenaikan harga bbm dan sejumlah harga-harga kebutuah pokok..as usualy para penguasa selalu berlindung dibalik kata ‘untuk kepentingan bangsa yang lebih banyak’. nyatanya? bulshit dan tai kucing itu semua!.

tapi tak usahlah kita memang memikirkan kondisi carut marut pemerintah saat ini yang tidak punya sense terhadap keamnusiaan, tak usah pula kita kemudian untuk terus menerus mengeluh dengan keadaan..bukan maksud saya mengajak anda untuk apatis. tapi pikirkanlah bahwa anda bisa bangkit sendiri dan mandiri tanpa dan tak usah ikut dengan kebingungan dan kebegoan pemerintah saat ini. anda bisa berkarya dan memberikan sebuah add value yang anda miliki untuk kita sebarkan dan kita berikan kepada orang yang ada disekeliling kita. bangkit dan ayo bangkit…sebarkan dan berikan apa yang anda miliki untuk kepentigan bukan hanya diri anda tapi untuk kepentingan yang lebih besar..memberilah dan berbagi. more than words memang..bangkit membutuhkan sebuah sikap mental untuk kemudian dari padanya kita tunjukan lewat tindakan dan perbuatan..meskipun saya tahu untuk sebuah kebangkitan diperlukan sebentuk kenekatan dari kita untuk mau dan terus berubah..tinggalkan saja segala penghalang itu, toh dengan segala keterbatasan yang anda miliki saya yakin anda mampu bangkit. karena keterbatasan bukanlah sebuah alasan untuk anda untuk menghindar dan lari dari kenyataan saat ini. anda bisa berkaya diruang dan tempat yang anda miliki semampunya saja dan tak usah ngeyel mendapatkan balasan secara langsung berpikirlah ‘pay it forward’, dan percayalah pada Tuhan, saya yakin Tuhan tak pernah alpa!

dimana dan kapan anda bangkit?.

Mulai dari diri anda sendiri, mulai dari hal-hal yang terkecil..mulai saat ini Juga!

Semoga..dan Bangkitlah!

Post

Bbm naik tinggi…susu dari dulu juga udah gak kebeli tuh..

In Catatan Harian, Politik on 19 Mei 2008 oleh manikmaya

bbm naek tinggi..susu ngak kebeli

orang pintar tarik subsidi, anak kami kurang gizi

(Bang Iwan)

Bbm mau naek lagi..ya pening deh kepala? tapi buat aku ngaruh ngak ya?..perasaan biasa-biasa aja seh. who cares? hehe. ngak taulah akhir-akhir ini aku semakin apatis dengan yang namanya pemerintah. apa seh yang mereka lakukan? ada ngak ada pemerintah seh tidak terasa buatku. KTP ngak punya..sim gak ada apalagi surat kawin..(hehhe). tapi perasaan jalan terus deh hidupku, ya meski berjuang berdarah-darah seh untuk dapat sesuap nasi, tapi aku merasa aku mampu koq hidup tanpa pemerintah. tapi bila melihat sekeliling emang ngeri juga ya, bbm belum naek aja harga2 udah pada naek,..ngak taulah salahnya dimana, yang jelas kaum elit sana kalo mengeluarkan kebijakan tuh tidak tegas. kenaikan cuma jadi wacana yang bikin melorot isi celana..memang walo aku tidak peduli tapi terasa banget sie olehku, makan yang biasanya sekali makan cuma 5000 (hahha..makan apa ya goceng?)..sekarang jd naek 7500. gorengan aja sekarang udah seribu dapet tiga. ampun deh…4 sehat 5 sempurna 6 sengsara yang jelas. Susu? ah itu mah emang udah dari dulu aku ngak mampu beli susu..tapi kasihan juga sie buat kawan2ku yang udah punya anak.

sabar..sabar….ya itulah yang mesti dilakukan, walaupun agak naif memang bila kita harus bicara sabar, ditengah ketidakadilan yang melanda ini. kemiskinan ini memang tercipta bukan karena kurang ato tidak adanya pekerjaan tapi karena sebuah kebijakan..ya semoga yang jadi penguasa sekarang bisa bertanggungjawab di akhirat kelak karena kau telah membikin rakyat melarat..

kembali ke soal fungsi pemerintahan sebenarnya,..bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini ternyata tidak cukup efektif. bahwa fungsi-fungsi eksekusi kebijakan belum berjalan optimal pemerintah maseh berkutat soal wacana dan wacana (sok kritis hehhe)..tapi emang itu yang membuatku jadi apatis, apa yang kupelajari di bangku kuliah tentang fungsi dan peran pemerintahan jadi ngak ada gunanya melihat realitas sekarang dimana peran-peran pemerintah hampir nyaris tidak ada.

soal bbm debatnya lama, eksekusinya ditunda.. itu yang sebenernya bikin rakyat jd gila. aku ngak ngerti soal resesi ekonomi dunia dan tetek bengek alasan kenaikan minyak..yang jelas ini adalah kegagalan kesekian kalinya pemerintahan saat ini..

REVOLUSI…..revolusi! haruskah kuteriakkan kata itu saat ini??

 

 

 

Post

Eksotopi…

In Politik on 18 Mei 2008 oleh manikmaya

aNarki...ato Revolusi??

“…tapi akhirnya kebenaran juga punya batasan sendiri : dari waktu ke waktu hidup berhasil membawa kejutan juga kesementaraan..diantara garis-garis yang samar dan kacau yang disusun oleh tulisan dan tindakan kata dan perbuatan…merekalah yang membuat dunia tidak sepenuhnya hasil sebuah proyek manusia, lebih sering dunia tampak sebagai sebuah percaturan yang diperkaya oleh suara ganjil yang tak selamanya cocok. Selamanya ada saat ketika hidup hanyalah sebuah pentas dan sang badut masuk berbicara….”

( Gunawan Muhammad).

 

 

Garis-garis waktu terus bergeser tanpa kita sadari sepenuhnya..bahwa langkah-langkah hidup kita hadir dalam sebuah dinamika yang lebih sering tidak terencana. Sang waktu telah membawa kita lari ke penghujung tahun. Dinamika gerak dan juga waktu..mungkin sebuah hal relatif seperti teori Einstein, tetapi kita tidak hidup hanya dalam sebuah teori, kita berada dalam sebuah relita..yang banyak makna dan terkadang membuat kita mengungkap tanya, kemanakah arah perjanan ini mengantarkan kita? Ke tepi manakah ini akan berakhir? kita akan senantiasa memaknainya. Kompleksitas dalam kesederhanaannya menampilkan sosok yang penuh tafsir.

Tak ada fakta yang ada adalah tafsir!, itulah yang pernah dibilang oleh Nietzsche. Kita hidup dalam banyak tafsir realitas. Pada mulanya adalah kata..lalu kata melahirkan kalimat dan kalimat membentuk sebuah konsep, maka ia pun menghasilkan sebuah teori. Dan dari padanya kita menafsir apa yang ada dihadapan, dibelakang, di kiri dan kanan kita, tak luput semuanya. Tidak hanya tafsir yang bersifat inderawi tapi juga tafsir yang bersifat hakiki. Manusia adalah makhluk yang penuh tafsir. Realitas selalu ditafsirkan sesuai dengan kehendaknya, itulah yang disebut subjektif, tidak ada diri yang objektif!. Semuanya berawal dari sebuah proses, ketika diri ‘mengalami’, dan pengalaman itulah yang dijadikan sebuah tafsir lalu kemudian digeneralisasi menjadi sebuah bentuk yang samar-samar bersifat objektif, dimanakah letak sebenarnya objektifitas?

Pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban kiranya. Dinamika gerak dan waktu sebagai sebuah konsep melahirkan apa yang dinamakan oleh manusia sebagai sejarah. Sejarah lahir karena waktu yang bergerak, kita bersama gerakan itu menghadirkan diri dan larut sepenuhnya. Apa yang kita maknai dari sejarah saat ini?. Sejarah seperti halnya Gunawan ungkapkan diatas hanyalah sebuah pentas dimana diri hidup dalam citra dan tampilan, sesuai dengan peran yang kita mainkan. Sejarah manusia adalah lakon hidup dimana peran-peran dimainkan secara total. Tragedi maupun komedi, kita adalah aktor dan aktris tanpa naskah, berimprovisasi dengan sebuah bentuk kesadaran, kesadaran yang terus senantiasa terpupuk dalam hadap masalah.

Kesadaran adalah inti dari sejarah dimana gerak dan diam adalah sebuah fenomena yang eksis. Kesadaran yang melahirkan kita memaknai apa yang sebenarnya dari lakon yang dinamakan hidup, melihat sebuah pentas sebagai dinamika peristiwa yang mesti dihadapi..mengikuti alur yang dinginkan sang sutradara..meski kita pun bisa memilih untuk menentukan akhirnya sendiri..itulah dasarnya dimana kesadaran peran menentukan jalan yang telah ditentukan sang dalang. Kesadaran peran melahirkan apa yang dinamakan dengan kebebasan..kebebasan melahirkan pilihan dimana konsep benar dan salah tak lagi diperhitungkan Lalu dimanakah akhir dari sejarah?.

Fukuyama, mengelitik kita dengan kritiknya terhadap sejarah, The end of hitory and the last man, adalah sebuah buku yang mengajak kita untuk kembali memikir ulang sejarah kemanusiaan. Bilakah sejarah ini berakhir?.

Bila modernitas mengasilkan sebuah era tanpa makna, dimana semua nilai kini dimaknai sebagai bentuk material dari benda, maka waktu kehilangan relevansinya, dan ruang kini tak lagi berguna. Bila akhir dari sejarah menurut Gramsci adalah hegemoni..maka sejarah ada di tangan kelas para penguasa yang kini semakin bebal memaknai dunia sekehendak hatinya sendiri..bila hegemoni kian jauh merasuk kedalam kesadaran hakiki manusia maka dunia memang sudah menjadi gila…logika logika semakin dipertentangkan, keyakinan-keyakinan semakin absurd saja karena misteri hidup ditemukan dalam segepok duit..kenikmataan ditemukan dalam sebatang ganja. Agama hilang tanpa jejak bersama lenyapnya moralitas dari penjuru dunia ….pilihannya Revolusi atapun Anarki!