Archive for category Sastra
Kemilau jingga di merahnya senja…
Ditulis manikmaya di Catatan Harian, Filsafat, Life, Sastra pada 25 September 2008
hmm..begitu sulit untuk menulis, lama juga tak posting di blog . ada semacam kekangenan untuk menulis kembali. namun saya merasa tidak punya apapun untuk dituliskan. header tulisan ini mungkin terlihat sedikit gagah ato barangkali terlihat sedikit puitis. entahlah saya hanya menulis header sesuai keinginan saja, entah itu relevan dengan isi tulisan? saya tidak tahu…toh ini [...]
Illuminata
Ditulis manikmaya di Catatan Harian, Life, Sastra pada 25 September 2008
Kadang tidak bijaksana tahu terlalu banyak Hidup penuh kesenangan yang menimbulkan rasa haus bukan? Percuma saja berfikir baik maka aku berhenti berfikir baik Terkadang bias antara realita dan drama Hidup adalah sepotong adegan dari sebuah drama Terkadang cinta membuat kita gila Gilakah bila kita terlalu mencintai? Ketika aku terjaga aku menangis pada mimpi lagi Aku [...]
Perempuan dalam cermin…
Ditulis manikmaya di Catatan Harian, Life, Sastra pada 25 September 2008
Perempuan itu pergi. Kemana langkahnya aku tak tahu. aku memang sempat cemburu dengan kebebasannya. tapi kemudian aku sadari aku tak berhak apa apa padanya. Dia bebas untuk menentukan pilihan kemanapun dia pergi, dengan siapa, dan apa yang dilakukan. Toh siapa aku baginya?. Aku hanya seorang teman dan hanya sebatas teman tidak pernah lebih dari itu. [...]
keping waktu
Ditulis manikmaya di Catatan Harian, Life, Sastra pada 24 September 2008
Semakin jauh jarak kini kutempuh melewati ruang dan waktu yang tersisa, mencoba mengais setumpuk harapan yang masih ada walau mungkin kini sudah menjadi aus. Hasratku berkata “Harus kulewati saat ini sepenuhnya, semoga esok akan tiba dengan terang!”. Selalu ada yang menarik dalam kehidupan Seolah menghentak kesadaran Tak terasa memang guliran waktu menuntunku saat ini ketepi, [...]
eksistensi
Ditulis manikmaya di Catatan Harian, Life, Sastra pada 24 September 2008
Aku bertemu dengannya kemarin disebuah ruang tanpa waktu. Dia menyapa lembut menarikku pada satu batas maya dan realita. Dia begitu sempurna, begitu cerdas membuatku takjub. Pertemuan yang menarik tak pernah terbayang sebelumnya Bila kau rindu, pejamkan mata Sebut namaku tiga kali Aku hadir disisimu Pencarianku belum selesai tapi satu sisi telah kutemukan, kehadirannya. membuatku hidup. [...]
elegi..
Ditulis manikmaya di Catatan Harian, Life, Sastra pada 15 September 2008
untuk Neng Isti ; Pertemuan itu masih menyisakan sesak, sesak yang dalam.. Banyak perubahan terjadi …Masa telah mengantarkan kita ke gerbang itu, Kedewasaan mungkin… Menertawakan kisah dulu yang pernah mewarnai… Ada suka, gembira maupun duka dan sedih ..bercampur baur… Tergores,…kenangan yang tidak mampu terlupa Setidaknya, kau adalah yang pernah hadir dalam khayalku Terlintas dalam hari-hari [...]
pagi di bulan juli..
..gerimis menyapa pagi, dalam dingin yang membeku langkah kaki tertatih, mencoba tuk meraih sejumput asa dalam masa, sebuah pagi di bulan juli
hidup yang tidak biasa…
Ditulis manikmaya di Catatan Harian, Life, Sastra pada 4 Juni 2008
Minggu kemaren saya teringat seseorang,..seseorang yang begitu berarti bagi saya. walaupun sebenarnya tidak pernah saya sadari sebelumnya. ia memang hadir selintas dalam hidup saya, menjelma dalam warna-warni hidup yang dinamakan Cinta,..ah sayang memang kehadiranya sebentar, tapi dari yang sebentar itulah saya dapat pelajaran berarti,..belajar arti tentang memahami, tentang sedikit makna eksistensi. Kini saya hanya bisa [...]
Sang Pemimpi
Ditulis manikmaya di Catatan Harian, Life, Sastra pada 19 Mei 2008
seminggu ini saya sedang mengkhatamkan novel sang pemimpi..(Novel Tetraloginya Laskar Pelangi). entahlah saking asyiknya baca terkadang saya lupa waktu, novel ini memang begitu cerdas mengeksplorasi sisi kemiskinan realitas keseharian masyarakat kita yang memang maseh terbelakang dalam dunia pendidikan..sedih campur aduk juga sie…ada rasa haru sekaligus juga semangat… hehhe..jd inget mimpi saya sebenarnya..dulu waktu kecil saya [...]
EPISTEME
Untuk seorang kawan : Masa mengubah diri.. semua citra kini berubah, manusia larut dalam waktu. dalam jejak-jejak langkah yang bisu. tak ada lagi pelangi! yang kulihat di ujung senja.. kala hujan reda… semua basah, semakin luput dalam amarah. Realita adalah bayangan, seperti halnya mimpi-mimpi yang kelam. kala pagi menyapaku dalam gerimis, kau adalah tangis. masa [...]

Komentar Terakhir